Alhamdulillah setelah sebulan lamanya berpuasa, kini telah tiba waktunya kembali ke fitrah sefitrah fitrahnya manusia, yach buat semuanya saya mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI 1428 H MINAL AIDIN WALFAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN, walaupun mungkin di bulan ini pelaksanaan iedul fitrinya kembali berbeda tapi setidaknya tidak mengubah makna yang ada didalamnya semuanya kembali fitrah … amien, semua dengan rasa haru dan senang menyambut hari kemenangan ini, walaupun terdengar berita dibeberapa tempatdi negeri kamiĀ sedang dilanda bencana.
Tak cuma kata alhamdulillah kami ucapkan kehadiratmu yah sang penguasa kondisi. Tahlil, Tahmid dan Tasbih tak henti-henti kami ucapkan untuk memuji semua kebesaranMu. seuntai kata sedih terucap dari mulut ini yah Allah akan ramadhan yang telah engkau berikan di tahun 1428 H ini yah Allah, terlalu cepat rasanya waktu berlalu di bulan penuh berkah ini, telah banyak kenangan yang terbingkai di bulanMu ini, kuingin kembali merasakan nikmatnya rasa itu, kurindu kembali akan nuansa seperti itu, ku nanti kembali datangnya bulan berkahMu 1429H, hingga tak luput dari doaku agar aku diberi umur yang panjang agar dapat bertemu dengan bulan penuh mubaraQ itu yah Allah, bulan dimana didalamnya terdapat satu keadaan yang mana kondidinya melebihi hari-hari seribu malam.
yah Allah kuakui dalam menjalankan semua perintahMu di bulan ramadhanMu kali ini masih banyak kekurangan dan masih banyak bahkan masih sering diri ini berbuat dosa, olehnya itu kumohon doa kepadaMu yah pencipta segala pencipta atas semua yang telah kulakukan sebelumnya. AMIEN
sedih rasanya ramadhan telah berlalu terlalu banyak rasa yang muncul untuk ramadhan kali ini, rasa dimana saling memiliki itu ada, rasa akan kehilangan itu juga ada, rasa saling menghargai dan saling memahami itu ada, rasa untuk mencintai itu ada walaupun sampai saat ini masih tidak berharap untuk dicintai. Terima kasih yah Allah atas semua rasa yang telah Engkau berikan, terima kasih atas sahabat-sahabat yang Engkau berikan, terima kasih atas seluruh adik-adik yang telah Engkau berikan kepada diri ini – semua yang telah menghadirkan rasa itu.
Tapi yah Allah, bukan maksud untuk mengeluh kepadaMu yah Allah tapi hanya satu yang sampai saat ini masih menjadi pertanyaan buat diri ini, kenapa sampai saat ini ego pemimpin-pemimpin kami masih besar dan masih mementingkan diri sendiri, kenapa mesti dalam beberapa ramadhan dan syawalMu ini masih ada perbedaan penetapan hari raya ??? sampai saat ini hati ini masih meragu dan masih bertanya-tanya ??? mudah-mudahan ranadhan dan syawal selanjutnya semua itu tidak ada lagi … AMIEN